Bisnis Domba


aqiqah
July 2, 2008, 4:27 am
Filed under: artikel | Tags:
Makna Aqiqah
Aqiqah berasal dari kata ‘Aqq yang berarti memutus dan melubangi, dan ada yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan juga bahwa ia adalah rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun maknanya secara syariat adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan.

Hadits tentang Aqiqah

Hadits-hadits yang menjadi dasar disyariatkannya Aqiqah cukup banyak, antara lain:
1. Hadits riwayat Imam Ahmad:
“Anak-anak itu tergadai dengan Aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya dan diberi nama”
2. Hadits riwayat Aisyah r.a.:
“Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami supaya menyembelih Aqiqah untuk anak laki-laki dua ekor dan untuk wanita seekor”
3. Hadits riwayat Aisyah r.a. yang lain:
“Rasulullah SAW pernah membuat Aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ketujuhnya(HR Ibnu Hibban, Hakim, dan Baihaqi)

Hukum Aqiqah
Hukum Aqiqah adalah sunnah muakkad sesuai pendapat Imam Malik, penduduk Madinah, Imam Syafi’i dan sahabat sahabatnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan kebanyakan ulama ahli fiqih (fuqaha).

Hewan untuk Aqiqah
Sebuah riwayat yang bersumber dari Ibnu Abbas r.a., menyatakan:“Rasulullah SAW telah meng-Aqiqah-kan buat Hasan dan Husain masing-masing satu ekor kibasy” (HR Abu Dawud).
Dari hadits di atas bisa kita dapatkan petunjuk, bahwa jenis hewan untuk Aqiqah sesuai dengan yang pernah dilakukan Rasulullah SAW adalah kibasy. Hewan sejenis yang bisa dipakai adalah kambing dan biri-biri.

Syarat-syarat hewan yang sah untuk dijadikan Aqiqah itu sama dengan syarat-syarat hewan untuk kurban, yaitu
– Tidak berpenyakit.
– Cukup umur, yaitu kira-kira berumur satu tahun.
– warna bulu sebaiknya memilih yang berwarna putih.

Persyaratan tersebut sesungguhnya untuk melatih kita agar senantiasa memakan sesuatu yang terbaik, sesuai dengan firman Allah SWT:
“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah SWT) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS Al-Baqarah: 267)

dikutip dari berbagai sumber


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: